Rabu, 17 Februari 2016

jajanan review : soto ayam berkah ~ sisingamangaraja





ceritanya pas libur kemarin pengen ngajakin Ibunda sarapan di luar karena memang sebenernya Ibunda pengen nyobain soto ayam yang ada di jalan Sisingamngaraja.

duluuuu.... sekali aku pernah membeli soto ini , lumayan enak sih menurutku cuma porsinya terlalu sedikit .
entah karena aku yang makannya banyak atau karena memang triknya penjual kasih porsi yang kecil supaya pembeli nambah lagi karena menurut aku kuahnya lebih banyak daripada nasinya  , heheheee...
pokoknya menurut aku, soto ayam Berkah yang letaknya di jalan Sisingamangaraja dekat kantor Departemen Agama ini tidak mengecewakan untuk sarapan , ditambah lagi tempe gorengnya sangat tipis sehingga kriuk-kriuk ketika dinikmati (tempe mau dimasak apapun aku pasti suka karena aku penggemar berat tempe)


🍜   Soto Ayam Berkah
✉   Jl. Sisingamangaraja (sebelah Departemen Agamaa) Semarang





enjoy ^^



Selasa, 15 Desember 2015

pasar Johar , kini....



pasar Johar yang beberapa bulan lalu (kalau tidak salah pertengahan tahun 2015 ini) terbakar habis, kini hanya tinggal kenangan...
sebuah pasar tradisional yang boleh dibilang terbesar dan terlengkap di Semarang dan menjadi ladang nafkah untuk banyak pedagang dari Semarang dan sekitarnya itu terbakar habis nyaris tak tersisa..
sangat memprihatinkan memang karena peristiwa terbakarnya pasar tradisional ini terjadi hampir beruntun dengan pasar Klewer di Solo dan pasar tradisional-pasar tradisional lain di Indonesia...
entah apa penyebab dari terbakarnya pasar-pasar tradisional di Indonesia yang menjadi ladang mencari nafkah bagi banyak pedagang itu, sehingga tidak sedikit dari mereka yang cukup dirugikan dengan peristiwa terbakarnya pasar tradisional ini, apalagi terbakarnya pasar Johar ini waktunya mendekati tahun ajaran baru dan lebaran, dimana banyak pedagang yang sudah belanja atau kulakan untuk menghadapi 2 momen penting tersebut tetapi belum sempat memasuki 2 masa tersebut dagangan yang diharapkan bakal mendatangkan banyak rejeki itu habis tak tersisa sama sekali...

namun itulah hidup manusia yang hanya bisa berencana tetapi pada akhirnya Allah Sang Pencipta lah yang menentukan semuanya...
jika memang sudah menjadi rejekinya tidak akan pernah pergi tetapi jika belum menjadi rejekinya, meskipun sudah ada di depan mata takkan pernah bisa menjadi milik manusia....

semoga Allah swt memberi kekuatan , ketabahan dan rejeki yang tiada batas untuk para pedagang yang telah kehilangan segalanya akibat terbakarnya pasar tradisional tersebut, amiiin....
 * barakallah untuk semua pedagang yang telah kehilangan kios dan dagangannya terutama pedagang pasar Johar... *


di bawah ini sebagian dari sudut pasar Johar yang aku ambil dari lantai 3 tempat parkir di daerah Kanjengan , dimana lokasi tersebut kini menjadi lahan bagi sebagian pedagang dari pasar Johar untuk memulai aktifitasnya kembali.

sayangnya gambar ini aku ambil dengan kamera hp karena tidak tahu jika dari tempat tersebut dapat melihat sebagaian sudut pasar Johar.







barang dagangan yang terbakar pun bisa juga dijual kembali dengan harga yang berbeda, yang penting semuanya bisa menjadi uang.







dan..... peristiwa inilah yang membuat aku terharu....
di sela-sela menanti pembeli dan sebagian barang dagangannya telah habis terbakar, bapak penjual ini melantukan ayat suci Al Quran untuk semakin mendekatkan diri pada Illahi Rabbi usai menjalankan shalat Dhuhur.





^^


Kamis, 29 Oktober 2015

jajanan review : tahu gimbal pak Sabar



 


tahu gimbal pak Sabar inii merupakan tahu gimbal langgananku kalau makan siang di kantor karena hanya tahu gimbal inilah yang aku tahu dengan warung permanennya, sedangkan yang lainnya berjualan kelilingan.

sudah hampir 14 tahun aku berlangganan tahu gimbal pak Sabar ini karena selain beliau yang berjualan permanen, rasanyapun juga enak menurut aku, jadi nggak salah kan kalau aku menjadikan tahu gimbal ini sebagai langgananku ? heheheee...

harga seporsi komplit untuk tahu gimbal buatan pak Sabar yang terletak di daerah Barito, tepatnya di depan pompa air Barito cukup murak karena sepertinya nggak sampai Rp. 15.000,- (karena aku biasa membeli tahu gimbal biasa aja tanpa telor , maklumlah pengiritan, hehehee).
dalam membuat sambal tahu gimbal ini, pak Sabar sang penjual tidak menggunakan cuka sebagai bahan tambahan untuk rasa asamnya seperti kebanyakan penjual lain, tetapi beliau menggunakan potongan kulit jeruk purut sehingga tahu gimbal ini sangat layak untuk dikonsumsi dan tidak salah jika aku menjadikannya sebagai langgananku.

yang tertarik untuk mencoba, silakan meluncur ke jalan Barito arah Kaligawe ya, temans...

 
🍜   Tahu Gimbal pak Sabar
✉   Jl. Barito (depan pompa air)  Semarang





enjoy ^^




Rabu, 02 September 2015

dari karnaval 17 agustus



foto-foto berikut adalah foto-foto ketika RW tempat dimana aku tinggal mengadakan acara karnaval 17 Agustus pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2015 lalu , yang dimulai pk.15:00 WIB dengan  rute yang tidak terlalu jauh karena hanya di sekitar kampungku saja, hehehee....

acara seperti ini biasa diadakan setiap tahun dengan start dan peserta yang tidak selalu sama dan kebetulan tahun ini start dimulai di halaman SD Karanganyar Gunung 02 03, tepat di sebelah rumahku dan juga keponakanku yang terkecil diminta untuk berpatisipasi sebagai peserta karena RT ku mengeluarkan peserta anak-anak dari balita hingga SMA dengan busana daerah Indonesia.

Alhamdulillah tetanggaku ada yang perias manten , jadi pakaiannya tinggal pinjam aja, hehehee....
 * terimakasih untuk bu Ndari atas pinjaman pakaian-pakaiannya, semoga dimudahkan dalam mencari rejeki, amiiin *















 tak ketinggalan aku dan beberapa tetangga juga ikut mengawal anak-anak yang ikut karnaval ini dengan berjalan kaki dan ada juga yang naik motor, jadi boleh selfi dong yaaa, hehehee....
karena belum tentu setahun sekali kami bisa kumpul bersama rukun begini, hihihiiii....

 













^^


Jumat, 28 Agustus 2015

ayam-ayam



ini adalah ayam yang biasa dijual di sekitar sekolahan atau di pasar atau dimana saja terutama yang ada anak kecilnya dengan harga Rp. 10.000,-/3 biji.
jenis ayamnya tidak selalu sama, ada yang ada pedaging, ayam potong atau ayam broiler, tergantung nasib kita saat membeli dan memilih warnaya, hehehee....

awalnya 3 ekor ayam ini dibeli oleh keponakan terkecilku si Anhar sewaktu les mengaji dan pada saat pelajaran berlangsung, ke-3 ayam ini disimpan di dalam tasnya, hadeeeeehhhhh...... alhamdulillah ayamnya tidak mati.





seiring berjalannya waktu, yang awalnya 3 ekor ayam kemudian menjadi 2 ekor  (hijau dan kuning) karena sering digendong-gendong karena suka dengan warna-warninya, maklumlah, namanya juga anak-anak....

dari 2 ekor ayam ini, ketahuan yang satu adalah ayam pedaging, jadi baru sekitar 2 bulan saja tubuhnya sudah gemuk sekali dan susah bernafas karena setiap kali bernafas selalu berbunyi seperti orang yang sesak nafas atau asma, hihiii...


















karena memang kami hanya suka memelihara tanpa mau memanfaatkan hasilnya, jadi ayam-ayam tersebut kami pelihara sampai mereka meninggal sendiri bukan kami sembelih untuk diambil dagingnya, sehingga karena mungkin sudah waktunya untuk dipotong tetapi tidak kami potong, akhirnya ayam yang berwarna hijau pun mati dan tinggallah yang berwarna kuning sendiri sampai sekarang...

sewaktu lebaran kemarin sampai saat ini pun, setiap orang yang melihat ayamku, pasti bertanya 'koq ayamnya enggak dipotong?' heheheee....






^^



Selasa, 28 Juli 2015

jajanan review : bakmi jowo 'Pak Jari'





salah satu warung bakmi Jowo favoritku adalah bakmi Jowo Pak Jari yang terletak di pojokan jalan Karimata.
aku sering membeli bakmi Jowo di pak Jari bersama teman-teman karena dekat dengan tempat kerja kami, jadi ketika pulang kerja perut terasa lapar, jajanan favorit yang hendak dibeli adalah bakmi jowo atau mie ayam Sabar.

bagi teman-teman yang suka bakmi jowo, bakmi jowo pak Jari ini layak untuk dicoba dan yang menjadi favoritku jika makan di warung pak Jari adalah bakmi rebus campur (bakmi dan bihun) dengan banyak kecapnya ditambah dengan sate atau potongan sate kepala, dijamin mantaaaappp.....

kapan-kapan aku posting jajanan di sekitar jalan Barito yang biasa aku beli sebelum kantorku pindah yaaa...




enjoy ^^