Senin, 21 Juli 2014

resto review ~ oasis resto


alhamdulillah selama ini aku bekerja di sebuah perusahaan distributo food & beverages yang mana produknya dikonsumsi oleh resto, kafe dan hotel di daerah Semarang dan sekitarnya sehingga aku mempunyai banyak rekanan di beberapa tempat tersebut, meskipun tidak semuanya kenal karena biasanya mereka kalau order melalu salesku, heheheee...

seperti salah satunya ini, saat aku dan keluargaku menikmati makan siang di Oasis Resto di jalan Tumpang Raya Semarang.
meskipun menu yang disajikan biasa saja, tetapi rasanya tidaklah mengecewakan dan harganya pun juga terjangkau...
sepertinya akan menjadi tempat tujuan jika ada saudara dari luar kota yang datang berkunjung nih, heheheee...


saat itu ada adik sepupu Dodit namanya aku yang datang berkunjung ke Semarang dan mengajak makan siang, maka kami ajak ke Oasis Resto karena sebelumnya keponakanku juga merayakan ulang tahun di resto tersebut (fotonya menyusul ya kalau sudah sempat, hehehee....)

dan berikut sedikit dari menu pesanan kami saat itu...



vanilla ice


cumi goreng tepung


fuyunghai


kuah sup buntut bakar

Jumat, 18 Juli 2014

tahun baru & belajar motret



ini sih edisi belajar motret kembang api dengan kamera pocket karena memang aku baru punya kamera pocket, hiiikss....
dan semoga hasilnya tidaklah buruk amat... # maksa #

peristiwa ini sebenernya udah cukup lama, yaitu pas akhir tahun 2013 lalu dan aku mengambil gambarnya dari daerah Radar begitu kami biasa menyebutnya karena jika akhir tahun berada di radar, akan terlihat pesta kembang api se kota Semarang, mulai dari Semarang atas hingga Semarang bawah termasuk kawasan Jangli Golf, meskipun untuk daerah Semarang atas pandangan agak terhalang pepohonan dan rumah tingkat, tapi lumayanlah.... nggak perlu repot-repot turun ke kota Semarang atau ke Semarang atas berdesakan dan macet tentunya, cukup ke daerah Radar aja 3 menit dari rumah, hehehee....

berikut foto-foto suasana tahun baru di Semarang dengan kerlap kerlip lampu di daerah Semarang bawah yang aku ambil dari daerah radar Semarang atas...






















Rabu, 26 Februari 2014

budaya


menengok ke belakang beberapa tahun lalu, budaya Jawa masih kental sekali di sekitar kita dan itu dapat kita jumpai salah satunya di acara pernikahan dengan adat Jawa, namun sudah hampir 10 tahun ini budaya tersebut jarang atau bahkan mungkin tidak dapat kita jumpai lagi, sayang juga yaaa...


kebetulan pada bulan Desember tahun lalu, pamanku yang tinggal di Yogyakarta menikahkan putra tertuanya di Jakarta dan selang satu minggu kemudian pamanku menggelar acara 'ngunduh mantu' sekaligus sebagai ajang silaturrahim keluarga besar dan relasinya di Yogya.
kebetulan di acara ngunduh mantu tersebut pamanku masih mengusung adat Jawa, karena acara yang diadakan di gedung itu masih menggunakan gamelan Jawa dan juga tarian Jawa.

Alhamdulillah... ternyata di jaman yang serba canggih dan sedikit banyak budaya Jawa sudah hampir tidak dikenal lagi oleh kaum muda ini masih bisa saya saksikan...
terharu dan bangga juga saat menyaksikan itu semua...


berikut beberapa foto yang dapat saya abadikan untuk tarian Gatotkaca Gandrung ini...




















kalau yang ini foto mempelainya, yaitu mas Danang dan mbak Rindi yang diapit oleh penari Gatotkaca Gandrung...




dan alhamdulillah dulu waktu masih duduk di bangku Sekolah Dasar aku juga pernah belajar menari Jawa tetapi tidak aku lanjutkan...

semoga tarian Jawa masih tetap eksis dan dapat bersaing dengan budaya luar yaaa.....



Kamis, 20 Februari 2014

narsis



cukup lama nggak posting di blog ini, koq jadi kangeeeen..... :)

kali ini posting foto sodara-sodara aja saat ketemu di pernikahan sepupu dan keponakanku mulai bulan maret hingga desember ini :D
foto ini diambil di beberapa kota sesuai dengan kota pernikahan sepupu dan keponakanku, yaitu Semarang, Solo dan Yogyakarta.

simak yuk kenarsisan kami..... :D

































acara di Yogyakarta bulan Desember 2013 lalu....












acara di Solo bulan Nopember 2013...

sang pengantin wanita... Dhenny Indra Kusumasari...



















Selasa, 27 Agustus 2013

soto segeer 'mbok giyem' boyolali






setiap kali ke solo kami selalu mampir untuk sarapan di warung  soto segeer mbok giyem di boyolali.
yang bikin nggak suka sarapan di warung soto tersebut adalah banyaknya pengunjung, sampai-sampai untuk mendapatkan tempat duduk pun susah, harus berebut supaya bisa mendapatkan tempat duduk, untungnya sekarang tempatnya sudah diperluas hingga ke samping dan juga di depan trotoar jalan, jadi menikmati sotonya bisa sambil lesehan.

yang paling aku suka dari soto mbok giyem itu adalah tempe nya karena tempenya khas sekali bisa kering sekali menggorengnya....
kalau nurutin selera sih pasti bisa habis se'dunak' / bakul gede tempe ya saking enaknya, hahahaaaa....

berikut beberapa hidangan yang tersedia di warung soto segeer mbok giyem tersebut yang berhasil aku jepret di tengah banyaknya pengunjung.



sate kikil


tempe goreng



perkedel kentang



lentho