Kamis, 05 Juli 2012
home sweet home
'Rumahku adalah istanaku...' yaa, aku suka banget dengan kalimat tersebut.
memang sih aku termasuk type orang rumahan, yang mana aku males banget keluar rumah, meskipun cuma sekedar main / ngobrol ke tetangga karena jika sudah berada di rumah, aku merasa nyaman banget, paling cuma duduk-duduk santai aja di teras rumah sambil menyapa tetangga atau orang yang lewat di depan rumah :), sehingga meskipun aku jarang main ke tetangga sekitar tapi komunikasi tetap terjalin :)
aku tinggal di sebuah rumah sederhana milik orang tuaku di kawasan 'atas' atau Candi Semarang dengan luas tanah yang cukup lumayan.
kami tinggal bersama di rumah tersebut sejak tahun1978, setelah sebelumnya kami menempati rumah kontrakan yang tidak jauh dari rumah yang sekarang.
dan sejak pertama kali kami tinggal di rumah tersebut, hingga kini rumahku belum pernah direnovasi, paling cuma membetulkan atap / genteng yang bocor, mengecat rumah , menambah beberapa bagian rumah dan beberapa hal lain , yang intinya rumah tersebut belum pernah diganti atau direnovasi dengan model baru :)
awal kami tinggal di daerah Jangli tersebut, kampungnya masih sepi dan jarang terdapat penduduk , di belakang rumah pun masih berupa kebun.
dari awal kami menempati rumah tersebut hingga kini kami semua masih berkumpul menjadi satu bersama dengan ibu (kebetulan ayahku sudah almarhum), kakak semata wayang , kakak ipar dan 3 orang keponakan yang beranjak remaja, jadi sekarang rumahku jadi semakin ramai, apalagi tidak jauh dari perkampungan tempat tinggalku telah dibuat perumahan elite lengkap dengan arena bermainnya, jadi semakin maju dan mahal saja harga tanah di daerahku tinggal saat ini.
dan inilah rumahku saat ini....
halaman depan rumah yang awalnya tidak ada pepohonan, kini telah ditanami pohon mangga , jambu biji dan rambutan, sedangkan di samping rumah yang awalnya tumbuh pohon jambu biji dan pisang, kini terdapat pohon mangga yang besar dan akhirnya ditebang :(
sedangkan di halaman belakang rumah, terdapat pohon sukun, pohon mangga manalagi dan juga aku tanami daun pandan dan tanaman bumbu lainnya.
sedangkan foto di atas adalah ruang tamu yang aku ambil dari ruang tengah sebelahnya.
di ruang tamu tersebut memang banyak sekali terpajang foto-foto , mulai dari alm. ayahku, kakakku, aku sendiri hingga ketiga orang keponakanku karena memang dulunya ayahku seorang tukang foto dan suka memajang foto-fotonya dan sepertinya hal tersebut menurun ke aku :)
aku dan keluarga nyaman sekali tinggal di rumah dan perkampungan yang sekarang karena lingkungan tempat kami tinggal orang-orangnya ramah dan saling pengertian satu sama lain dan kami layaknya sudah seperti saudara sendiri, meskipun ada juga yang suka sirik dan menyebalkan, layaknya orang kebanyakan gitu deeeh..... :)
Jumat, 22 Juni 2012
tanamanku yang 'tersisih'
setelah sekian lama aku meninggalkan tanamanku tanpa perawatan sediktipun, kini aku mulai 'melirik' lagi tanaman-tanamanku yang masih tersisa....
beberapa tanaman anggrekku mulai aku sirami lagi, juga tanaman butterfly atau kupu-kpu juga aku perhatikan lagi dengan rajin menyiraminya supaya tidak layu.
berikut beberapa photo dari tanamanku yang telah aku ambil gambarnya saat berbunga.
cekidot yaaaa.....
kalau yang ini dulu tanamannya almarhum ayahku, pemberian dari salah seorang tetangga waktu kamboja masih 'booming'....
sedangkan yang di bawah ini..... tanamannya yang kost di rumahku....
aku jepret aja, mumpung lagi pengen jeprat-jepret :)
belajar memotret
seperti yang sudah aku sampaikan sebelumnya bahwa aku juga senang berkebun, cuma bedanya kalau sekarang aku sudah tidak begitu suka tanaman tapi aku lebih suka menanam bumbu-bumbu dapur.
bukannya bosen, cuma koq kayaknya sekarang sayang aja kalo duit yang aku punya cuma aku pakai untuk membeli tanaman yang biasanya 'booming' nya cuma sesaat aja setelah itu nggak laku atau nggak jaman lagi, di samping itu pula aku juga sudah hampir nggak punya waktu luang lagi untuk mengurusi tanaman karena seiring dengan bertambahnya usia (cailaaa...) aku sering merasa capek setiap pulang kerja , jadi saat hari libur pasti aku pergunakan untuk istirahat dan tidur aja... :), jadi udah nggak sempat lagi ngurusin tanaman, cuma tanaman yang masih ada sekarang ya terkadang aku siramin kalau pas lagi enggak males, heheheee.....
saat ini aku lebih senang berkebun dengan menanam bumbu - bumbu dapur untuk memasak, seperti cabe, kunyit, kencur dan sejenisnya.
cuma terkadang saat musim hujan dan rumput tumbuh subur di halaman belakang rumah, tetangga yang selalu dimintain tolong untuk membersihkan rumput selalu membabat habis rumput dan tanaman bumbu yang aku tanam, jadi rasanya juengkel buanget deh....
tapi rasanya seneng banget jika tanaman yang kita tanam itu berbuah, seperti pohon cabe yang aku tanam beberapa waktu yang lalu.
berikut beberapa tanaman yang aku tanam dan hasil jepretanku yaaa....
lumayan juga ya ternyataaa...... :)
Rabu, 13 Juni 2012
learn to cook , to bake & photography
belajar... yaa, belajar...
di dalam Al Qur'an dan Al Hadist telah disebutkan bahwa kita (manusia) itu belajar tidak hanya pada saat usia sekolah saja, tetapi 'sejak dari bayi (ayunan) hingga ke liang kubur.'
berkaitan dengan hal itu, setelah beberapa tahun sempat vakum karena malas, maka sekarang nggak tau kenapa koq aku jadi rajin dan pengen banget bisa memasak, memotret, punya usaha sendiri dan masih banyak lagi (bukan kemaruk yaaa... :D ), yang mana kesemuanya itu bisa dicapai dengan belajar.
alhamdulillah ibundaku 'agak' atau 'lumayan' untuk urusan dapur, meskipun tidak pinter banget, paling enggak ngertilah untuk urusan masakan dengan rasa yang enak dengan bumbu dan tehnik memasak di jaman belanda dulu, meskipun tidak meninggalkan masakan jawa daerah asal kami , jadi aku banyak belajar dari beliau...
sedangkan untuk urusan fotografi... dulu almarhum ayahku termasuk tukang potret dengan kenalan yang juga fotografer dan wartawan, jadi sedikit banyak ilmunya ditularkan kepada anak-anaknya dan siapa saja yang pernah tinggal di rumahku, termasuk paman (adiknya bapak), keponakan yang dulunya sekolah di semarang dan tinggal di rumahku serta terakhir adalah menantunya alias suami dari kakakku.
setelah sekian lama aku vakum dari urusan potret memotret karena jaman sudah berubah (dulu aku diajari alm. bapakku memakai kamera SLR yang analog, sedangkan sekarang kan sudah berubah ke kamera digital), saat ini aku mencoba dunia fotografi lagi meski harus tanpa beliau ' sang guru,' yang terkenal pelit dalam memberi pujian ketika aku bisa memotret dengan hasil yang sesuai dengan harapan beliau.
bersyukur sekali bisa memperoleh 'sedikit' ilmu fotografi yang merupakan'warisan berharga' dari alm. ayah karena ternyata saat aku belajar fotografi lagi, aku sudah mempunyai 'sedikit' pengetahuan, meskipun masih harus banyak belajar dari para senior karena masih banyak yang belum aku ketahui dan sampai sekarangpun aku belajar memoret secara otodidak, baca-baca artikel, itupun jika aku mau.... ;)
meskipun masih juga ada rasa malesnya dan mungkin juga karena tidak punya jiwa seni, aku paling enggak bisa dan mati gaya untuk urusan Food Photography, ga tau kenapa, pasti aku ga punya 'style' jika harus memotret hasil masakanku atau masakan orang lain... :), mungkin juga aku kurang totally belajarnya yaaa....
di bawah ini adalah beberapa dari hasil belajar dan kreasikuu di dapur...
seperti yang aku di atas bahwa aku tidak bisa 'food stylish,' jadi ya motretnya ala kadarnya aja, heheheee.... (perasaan susah banget deh untuk bisa bermain-main dengan property di food photography seperti temen-temen yang lain).
sedangkan di bawah ini adalah hasil jepretanku dengan kamera saku sederhana... (ternyata susah juga ya... motret pake kamera saku , apa mungkin karena aku dulu awalnya belajar pake kamera SLR yaaa...), jadi bisa dibilang kalau hasil bidikan kameraku ini adalah 'transisi dari kamera SLR analog ke kamera digital pocket' :D
cekidot yaa.....
reuni -an
sebelum aku kerja di tempat kerja yang sekarang, aku bekerja di sebuah perusahaan jasa yang bergerak di bidang telekomunikasi, yaitu sebuah radio panggil atau pager, yang mana merupakan sebuah perusahaan yang cukup terkenal pada masanya.
hampir 8 tahun aku bekerja di perusahaan tersebut sebelum akhirnya perusahaan tersebut tutup dan merumahkan seluruh karyawannya karena kalah bersaing dengan handphone yang sudah mulai beredar di Semarang tetapi pada waktu itu aku tidak ikut di PHK karena sebelum dilakukan PHK untuk yang terakhir kalinya, aku sudah mengundurkan diri terlebih dahulu karena diterima bekerja di perusahaan tempat aku bekerja sekarang ini.
pada saat aku bekerja di perusahaan radio panggil tersebut, aku berada di posisi operator telepon, sehingga jam kerjanya berdasarkan shift dan tak jarang pula pada saat hari libur (hari minggu maupun hari besar nasional) , bahkan pada saat lebaran pun aku tidak libur .
banyak suka dan duka ketika aku menjadi operator sebuah radio panggil karena di tempat aku bekerja tersebut aku mempunyai banyak teman dengan berbagai latar belakang keluarga, pergaulan dan juga agama.
meskipun pada saat lebaran aku juga masuk kerja (biasanya aku berangkat kerja setelah selesai sholat Ied dan sungkem ke orang tua), tapi rasanya senang banget karena pada saat itu yang masuk kerja adalah teman-teman yang beragama non Islam, jadi aku selalu bawa bekal ketupat opor komplit kemudian kita nikmati bersama-sama.
rasanya nikmaaaaatt banget deh.....
selain itu pula, setiap kita masuk shift siang, jika kita pas dapet dengan teman-teman yang 'sealiran' dalam arti sama-sama tahu... kita pasti masak bareng-bareng, mulai dari pembagian belanja , bagian bersih-bersih dan menyiapkan piring serta sendok, hingga tukang masaknya dan setelah masakan siap untuk disantap, rasanya enak banget, meskipun makannya cuma mie instant aja :)
karena kebersamaan itulah yang membuat semuanya menjadi indah dan nikmat.
dan kini setelah hampir 8 tahun kita berpisah... tepatnya bulan September tahun lalu kami mengadakan reuni di sebuah hotel di kawasan Semarang atas karena pesertanya tidak hanya berasal dari Semarang tetapi juga dari Solo dan Jogya.
reuni ini dapat diadakan karena kami bertemua kembali di Facebook dan tergabung di sebuah grup, sehingga dari banyak celutuk dan keinginan, maka reuni ini diselenggrakan. kebetulan saat itu aku juga termasuk menjadi salah satu panitia dan alhamdulillah acara berlangsung dengan lancar dan sukses...
teman-teman yang hadir tidak banyak berubah seperti saat kita bersama dulu, tetep rameee... :), meskipun sekarang sudah tidak tinggal di Semarang semua dan dengan kesibukan dan keluarga yang berbeda, tetapi semua tetap sama seperti dulu...
aaaahhh.... rasanya 5 jam belum puas untuk melepas rindu dengan teman-teman senasib dan seperjuangan dahulu.... :)
Kamis, 08 September 2011
ketupat syawal tanpa pelengkapnya
lebaran tahun ini mungkin lebaran yang tak terlupakan karena bener-2 di luar perkiraan kami, betapa tidak... ???
setelah sempet kecewa karena ga bisa mudik akibat perbedaan penetapan 1 Syawal, tapi ternyata setiap hari mulai sehari sebelum lebaran (pemerintah) hingga akhir masa libur lebaran, setiap hari sodara-sodara tidak pernah berhenti berkunjung untuk bersilaturrahmi ke rumah.....
alhamdulillah sodara yang ke rumah datangnya bergiliran setiap hari, tidak datang pada hari yang sama semua, jadi kami bisa memberikan yang terbaik untuk mereka (apalagi mereka kalo ke rumah selalu bawa oleh-2 yang banyak & enak-2 lho... hihiiii....).
alhasil... seneng, puas dan cuapeek yang tak terkira masih terasa juga saat harus kembali beraktifitas rutin di kantor.
pengennya sih tiap lebaran syawal bikin ketupat karena pada saat lebaran tidak pernah bikin / makan ketupat (kecuali kalo dapat kiriman ketupat dari tetangga, :D), tetapi karena badan masih terasa capek dan ada juga sodara yang minta dibuatkan cookies, jadi tenaga yang tersisa hanya untuk beraktifitas di kantor aja, makanya waktu lebaran syawal bikin ketupat tapi tanpa pelengkapnya alias tidak ada opor, sambel goreng, sayur lodeh dan sejenisnya...
ga papa deh yaaa.... kan ketupatnya bisa dinikmati dengan sate atau dibikin kupat tahu aja, hehhee.....
owh ketupat.... sory ya... aku tidak bisa memberimu teman hingga kau kesepian......
Rabu, 07 September 2011
tak bisa mudik lagi
lebaran tahun ini sama seperti lebaran tahun lalu karena aku ga bisa mudik ke boyolali, kampung alm. ayahku untuk ziarah ke makam ayah dan bersilaturrahim, berkumpul dengan keluarga besar ayahku.
kalo tahun lalu kami (aku dan kakakku) ga bisa mudik karena mobilnya lagi rusak di bengkel dan belum bisa selesai sebelum lebaran, tapi kalau tahun ini kami ga bisa mudik karena terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal oleh pemerintah.
hal ini karena acara di boyolali dilaksanakan tepat lebaran ke-2, sedangkan lebaran yang ditetapkan oleh pemerintah adalah lebaran ke-2 sebagai hari lebaran pertama.
karena seperti biasa, di Ngegot (tempat kampung halaman ayahku), silaturrahim dan kumpul-kumpul keluarga besar selalu diadakan lebaran ke-2 nasional.
berhubung tahun ini juga diadakan acara tahlilan 40 hari meninggalya pamanku (Oom Topo) dan semua hidangan sudah terlanjur dipesan dan tidak bisa dibatalkan / diundur, jadi dengan sedikit kecewa aku harus ikhlas dan menerima kenyataan kalau lebaran tahun ini ga bisa mudik lagi.
tapi ternyata setelah itu sodara-sodara bersilaturrahim ke rumah, dari sehari sebelum lebaran (pemerintah) hingga menjelang akhir libur lebaran.
yang kerasa sih, seneng dan capek yang tak terkira.....
Langganan:
Postingan (Atom)

